Peneliti ISESS Minta Polri Usut Isu “Konsorsium 303” Terkait Judi “Online”

www.naturaful.net – eneliti Kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto meminta agar Polri mengusut dugaan keterlibatan tiga Kapolda dalam Konsorsium 303 terkait judi online.

Bambang menyampaikan ini usai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi mencopot Irjen Nico Afinta dari jabatannya sebagai Kapolda Jawa Timur.

Menurut dia, ini merupakan langkah yang tepat bagi Polri untuk mengusut hal itu.

“Nama-nama dalam bahan (Konsorsium 303) itu sampai sekarang belum diklarifikasi oleh Kepolisian. Polri hanya memberikan pernyataan atau narasi-narasi bahwa 3 Kapolda tidak ada keterkaitan dengan Konsorsium 303. Tapi tidak cukup sampai di situ saja,” kata Bambang saat dihubungi, Selasa (11/10/2022).

Adapun ada sejumlah nama pejabat tinggi Polri, termasuk Ferdy Sambo dalam susunan konsorsium 303 , termasuk sejumlah kapolda.

Menurut dia, hingga saat ini Kepolisian belum mengungkapkan secara jelas soal isu Konsorsium 303 meski telah membentuk tim khusus untuk menelusuri komplotan tersebut.

Pengamat Kepolisian ini juga menyayangkan pihak Kepolisian hanya memberi pernyataan dan bantahan secara normatif. Seharusnya, kata dia, Polri perlu melakukan penyelidikan dan penyidikan.

“Dan tiga Kapolda itukan belum dilakukan penyelidikan dan penyidikan, baik tiga Kapolda itu maupun nama-nama (petinggi polisi) yang lainnya,” kata Bambang.

Lebih lanjut, ia menilai kurangnya ketegasan aparat untuk mengusut kasus yang diduga melibatkan anggota Polri, membuat kasus-kasus seperti Konsorsium 303 dan Kanjuruhan berjalan alot alias tak menyentuh persoalan di akar.

“Padahal kasus ini lebih parah dari kasus polisi yang jilat kue HUT TNI. Namun, kedua oknum tersebut langsung dihukum berat,” kata dia.

Diketahui, isu Konsorsium 303 itu muncul tak lama setelah kasus kematian ajudan Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, yaitu Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso sempat mengungkapkan laporan keuangan yang diduga dari konsorsium judi yang selama ini dikenal dengan “Konsorsium 303”.

Laporan keuangan itu diungkap dalam bentuk daftar bantuan untuk keperluan oknum anggota Polri.

Menurutnya, bantuan uang yang diduga berasal dari “Konsorsium 303” mulai dari puluhan hingga ratusan juga itu dibagikan kepada sejumlah tim di Mabes Polri.

Terkait ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan keterlibatan sejumlah polisi dalam “Konsorsium 303” dengan kegiatan judi online .

“Saat ini kami telah membentuk tim khusus terdiri dari Bareskrim, Polda-polda terkait, hubungan internasional, untuk melakukan berbagai macam upaya,” kata Sigit dalam jumpa pers di Ruang Rupatama, Mabes Polri, Jakarta, 30 September 2022.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://www.naturaful.net adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://www.naturaful.net tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”