Jenis Masker Ini Paling Aman Untuk Berkomunikasi dan Dapat Mencegah Covid-19

Di era pandemi seperti sekarang ini sebagian dari kita terkadang merasa kesulitaan dalam berkomunikasi dengan menggunakan masker. Karena ketik sambil menggunakan masker, suara yang di keluarkan dari mulut menjadi kurang jelas di dengar.

Jenis masker yang digunakan juga dapat mempengaruhi suara yang di keluarkan. Oleh karena itu jenis masker apa yang paling aman dan baik untuk berkomunikasi namun tetap efektif untuk mencegah COVID -19?

Jenis masker yang aman

Dikutip dari CNN, sebuah studi terbaru yang telah diterbitkan di PLOSE One menemukan bahwa masker bedah menjadi jenis masker yang paling baik digunakan untuk berkomunikasi, dibandingkan dengan masker kain dan masker N95

“Kami menemukan bahwa masker bedah bekerja lebih baik daripada masker lain untuk berkomunikasi,” ujar Peneliti studi, Joseph Toscano.

Masker bedah ini terbuat dari tiga lapis kain bukan tenunan yang biasanya terbuat dari plastik. Selain itu, masker ini juga cukup efektif dalam mencegah bakteri dan virus seperti COVID-19.

Tiga lapisan ini terdiri dari :

  • kain spunbond
  • filter melt blown
  • spunbond lagi.

Dr Jawad Fares dari departemen bedah saraf di Northwestern University, yang tidak terlibat dalam studi ini mengatakan “Dalam tingkat kebisingan yang tinggi di lingkungan, masker bedah terbukti paling tidak mengurangi kualitas suara,”

“Temuan studi ini menjadi penting saat pandemi seperti ini, karena adanya tantangan komunikasi yang kami hadapi,” tambahnya.

Meski penggunaan masker bisa menjadi kendala saat berkomunikasi, tetapi Kamu bisa menggunakan gerakan tubuh untuk membantu orang lain agar memahami apa yang sedang Kamu bicarakan. Misalnya, dengan menggerakkan tangan atau menggunakan alis mata untuk menunjukkan ekspresi saat saling berbicara.

Oleh karena itu, tidak ada alasan lagi untuk Kamu membuka masker saat berbicara dengan orang lain.

BACA JUGA  Informasi Update Corona Hari ini Harus Selalu Diperhatikan

“Ekspresi marah Kamu bisa menekankan pada gerakan alis ke bawah dan tengah serta mata yang melotot. Ekspresi terkejut dan syok, bagaimanapun, biasanya terbentuk dari alis yang terangkat,” kata Fares.

Dengan ada nya kejelasan ini, semoga bisa membantu Kamu untuk tetap menggunakan masker walau sedang berkomunikasi. Dan juga dapat membantu Kamu mencegah virus Covid-19. Stay safe dan jangan lupa jaga kesehatan Kamu ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *