6 Tips Ampuh Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa Ditengah Pandemi

6 Tips Ampuh Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa Ditengah Pandemi

Ketika berpuasa biasanya kita di hadapkan dengan bau mulut, apalagi terlebih sekarang kita berpuasa di tengah pandemi.

Puasa di tengah pandemi Covid- 19 memungkinkan orang lebih rentan mengalami bau mulut.

Alasannya, puasa di tengah pandemi Covid- 19 mewajibkan tiap orang yang beraktifitas di luar rumah untuk memakai masker.

Pemakaian masker ditambah puasa membuat seorang mempunyai resiko dobel terserang bau mulut.

Dikutip dari Gulf News, pemicu bau mulut disaat puasa dipengaruhi keadaan mulut yang kering tanpa mengkonsumsi air selama berpantang makan serta minum.

Tidak hanya itu, memakai masker dalam waktu yang lama pula dapat membuat mulut Kamu kering.

Hal itu disebabkan, orang cenderung lebih banyak membuka mulut untuk bernapas saat menggunakan masker dengan benar.

Dengan keadaan mulut yang lebih kering, produksi air liur yang bertugas menetralkan asam di mulut ikut mengurang.

Akibatnya, kandungan keasaman rongga mulut jadi tidak seimbang, kuman lebih rentan berbiak di dekat mulut, serta menimbulkan bau mulut.

Namun, butuh diingat pemakaian masker sepanjang pandemi Covid- 19 ialah salah satu cara utama menghindari penularan virus corona.

Untuk yang sedang melaksanakan ibadah Ramadhan, jangan khawatir berlebihan. Berikut ini cara mengatasi bau mulut disaat puasa di tengah pandemi Covid- 19:

1. Menjauhi asupan berkafein

Panduan agar tidak bau mulut dikala puasa salah satunya ialah batasi ataupun jauhi konsumsi berkafein seperti kopi, teh, cokelat, soda, dll. terutama disaat sahur.

Mengonsumsi berkafein bisa memicu badan menghasilkan cairan lebih banyak sepanjang hari. Dengan begitu, orang jadi lebih rentan terserang dehidrasi serta mulut kering.

Tidak hanya itu, beberapa orang yang sensitif kafein pula asam lambungnya cenderung naik setelah mengkonsumsi asupan tersebut.

Disaat asam lambung naik, kandungan keasaman di mulut ikut bertambah serta lebih banyak kuman biang bau mulut tumbuh disana.

2. Jaga kebersihan gigi serta mulut

Cara melindungi kebersihan gigi serta mulut sepanjang Ramadhan dapat diawali dengan menyikat gigi setelah santap sahur.

Tidak cuma itu, agar hasilnya maksimal, luangkan buat mensterilkan lidah dengan lembut sehabis sikat gigi. Dengan begitu, perkembangan kuman pemicu bau mulut dapat dikendalikan.

Untuk pengidap diabet yang melaksanakan puasa Ramadhan, ada baiknya tidak hanya menyikat gigi serta lidah, tetapi juga memakai obat kumur antibakteri 3 kali satu hari.

Bila perlu, bilas sela- sela gigi dengan benang khusus di malam hari. Langkah pembersihan sela- sela gigi ini baiknya dicoba sehabis menggosok gigi serta memakai obat kumur antibakteri.

3. Ganti masker tiap 4 jam sekali

Sesuai pedoman kesehatan, masker perlu diganti setiap 4 hingga 6 jam sekali, termasuk dikala puasa Ramadhan.

Masker yang telah sangat lama digunakan kondisinya cenderung lembab serta rentan terkontaminasi bakteri.

Yakinkan tiap orang yang beraktifitas di luar rumah untuk membawa masker cadangan untuk mengganti masker yang telah lembap karena nafas.

Bila Kamu memakai masker sekali pakai, buang masker bekas di tempat sampah khusus.

Apabila Kamu memakai masker kain, simpan masker di kantong khusus kemudian lekas mencucinya hingga bersih begitu datang di rumah. Tujuannya, untuk menghindari perkembangan kuman biang penyakit.

4. Cukupi kebutuhan cairan Kamu

Menghindari mulut kering serta kehilangan cairan tubuh merupakan kunci supaya tidak bau mulut dikala puasa.

Yakinkan Kamu minum cukup banyak cairan selepas buka puasa hingga sahur.

Cukupi kebutuhan cairan dengan minum paling tidak 8 gelas ataupun 2 liter air per hari.

Air putih merupakan opsi cairan terbaik dikala puasa serta zat yang mudah diserap badan.

Sepanjang puasa, Kamu dapat mengendalikan pola mengkonsumsi air putih dengan 2 gelas disaat membatalkan puasa, 4 gelas sehabis salat magrib hingga lepas makan malam, serta 2 gelas saat sahur.

Tidak hanya itu, mengkonsumsi buah- buahan serta sayur yang banyak mengandung air. Jauhi terlalu banyak minum minuman manis sebab dapat menimbulkan permasalahan kesehatan lain.

5. Menjaga pola makan yang sehat

Panduan agar tidak bau mulut dikala puasa pula butuh melibatkan pola makan sehat serta seimbang.

Jauhi seluruh tipe karbohidrat olahan, makanan tinggi garam, gula, serta lemak tidak sehat.

Karbohidrat olahan banyak ditemui dalam santapan kaleng, santapan olahan, serta santapan siap saji.

Tipe santapan tersebut bisa menimbulkan menaiknya asam lambung serta merangsang perkembangan kuman di mulut.

Makanan semacam gula, tepung terigu, kue kering, es dengan seluruh sirup, kudapan manis pula butuh dihindari sebab menimbulkan kandungan gula darah melonjak. Perihal itu, pula dapat menimbulkan rongga mulut jadi lebih asam.

Sedangkan makanan tinggi garam semacam daging olahan, aneka saus, keripik, kerupuk, dll. bisa meningkatkan isi natrium serta mengganggu keseimbangan elektrolit.

Imbasnya, badan bisa lebih rentan terserang kehilangan cairan tubuh, mulut jadi lebih kering, serta mudah bau mulut.

Sedangkan itu, gorengan serta santapan besar lemak dapat mengganggu pencernaan serta menimbulkan kandungan keasaman rongga mulut bertambah. Akibatnya, mulut jadi rentan terinfeksi serta lebih gampang terserang permasalahan bau mulut.

6. Berhenti merokok

Apabila saat ini Kamu masih merokok, puasa dapat jadi momentum pas untuk Kamu latihan setop merokok.

Merokok bisa meningkatkan kandungan keasaman di mulut serta merangsang bau mulut.

Terlebih bila perokok memakai masker di siang hari. Bau mulut yang terasa jadi lebih parah.

Untuk itu, cara supaya mulut Kamu tidak bau disaat puasa butuh melibatkan komitmen untuk setop merokok. Tidak cuma buat bau mulut, tetapi demi kesehatan secara keseluruhan.

Itulah beberapa tips yang bisa Kamu coba dari sekarang agar Kamu terhindar dari bau mulut yang berlebih. Semoga Bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *