China Perpanjang Pembebasan Pajak Pembelian NEV Hingga Akhir 2023

www.naturaful.netTRIBUNNEWS.COM, BEIJING – Pemerintah China mengonfirmasi bahwa pembebasan pajak untuk kendaraan energi baru (NEV) akan diperpanjang hingga akhir 2023.

Dikutip dari CNEV Post, Selasa (27/9/2022) Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China mengatakan bahwa NEV yang dibeli antara 1 Januari 2023 hingga 31 Desember 2023, akan dibebaskan dari pajak pembelian kendaraan.

“NEV yang dapat menikmati kebijakan tersebut adalah kendaraan listrik murni yang memenuhi syarat, kendaraan hibrida plug-in dan kendaraan sel bahan bakar,” kata MIIT.

Untuk mendukung pengembangan kendaraan hemat energi, China pertama kali mulai membebaskan NEV dari pajak pembelian pada 2014, memungkinkan sebagian besar konsumen yang membeli model tersebut untuk menghemat sekitar 10.000 yuan, dibandingkan dengan mereka yang membeli kendaraan bahan bakar tradisional.

Kebijakan tersebut semula berakhir pada 2017, namun diperpanjang hingga akhir 2020 dan pada Maret 2020, China memperbarui kebijakan tersebut hingga akhir 2022.

Rapat eksekutif Dewan Negara China yang diadakan pada 18 Agustus, memutuskan untuk memperpanjang kebijakan tersebut hingga akhir tahun depan.

Sementara itu, kantor berita Xinhua melaporkan pada saat itu bahwa langkah tersebut diharapkan dapat membebaskan sekitar 100 miliar yuan pajak NEV tahun depan.

Dari Januari hingga Juli, China telah membebaskan pajak NEV senilai 40,7 miliar yuan, naik 108,5 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Namun, kebijakan pembebasan pajak pembelian tidak mungkin berlanjut selamanya, karena penjualan NEV di China tumbuh pesat.

China secara luas dapat dianggap sebagai pemimpin global dalam sektor EV, karena memiliki beberapa produsen dan pemasok baterai EV terbesar di dunia.

Gubernur Jatim Khofifah Bagi-bagi Bansos di Malang sebagai Pengendalian Inflasi dari Kenaikan BBM

TRENDING  Polisi tangani kasus mahasiswi jalankan modus penipuan minyak goreng

Gubernur Jatim Khofifah Bagi-bagi Bansos di Malang sebagai Pengendalian Inflasi dari Kenaikan BBM

Rumor Banyak Kendaraan Militer ke Beijing di Tengah Isu Kudeta terhadap Presiden Xi Jinping

Xi Jinping Diisukan akan Digantikan Sosok Jenderal Tinggi Li Qiaoming

GIIAS Surabaya 2022 Gaet 30.000 Pengunjung

Sosok Jenderal Li Qiaoming Diisukan Gulingkan Xi Jinping dari Presiden, Moncer di Karier Militer

Pakar Tepis Rumor Kudeta Militer China, Ungkap Xi Jinping Tak Muncul karena Karantina Covid-19

Kronologi Ledakan Paket di Asrama Polisi Sukoharjo

Komisi XI DPR Setujui Suntikan Rp 7,5 T untuk Garuda Indonesia, Kamrussamad: Harus Diselamatkan!

Ekonom: Pemerintah Harus Menurunkan Harga BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mengalami Penurunan

Heboh Pemotretan Pakai Baju Couple Bak Prewedding, Frans Faisal & Nathalie Holscher Beri Klarifikasi

Polisi Pastikan Pegawai Bapenda Semarang Iwan Budi, Bukan Korban Mutilasi, Tidak Ada Bekas Sajam

Potret Jokowi saat Menerima Gelar Kesultanan Buton, Namanya Punya Arti Dalam, Presiden Janjikan Ini

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website tribunnews.com. Situs https://www.naturaful.net adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://www.naturaful.net tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”